Jumat, 02 Februari 2018

Fiorentina adalah Tim Paling Kreatif kelima di Eropa

Ya, Anda tidak salah baca. Dalam sebuah artikel oleh Mohamed Moallim dari Squawka , Fiorentina menduduki peringkat kelima sebagai tim paling kreatif di Eropa. Di urutan nomor 1 - 4 berturut turut adalah Bayern Munchen, Real Madrid, Napoli dan AS Roma.

Ini mungkin mengejutkan banyak orang karena seperti yang kita tahu Fiorentina saat ini mengalami musim yang sulit. Pengurutan peringkat tim paling kreatif ini didasarkan pada statistik peluang yang diciptakan pada seluruh pertandingan yang dilalui musim 2017/2018, dimana hal ini menjadi sangat menarik karena meskipun kreatf dalam menciptakan peluang namun artikel menunjukkan bahwa Fiorentina tidak benar-benar memanfaatkan peluang ini. La Viola menciptakan peluang dengan statistik 13,65 per game. Total pada musim ini, Fiorentina telah menciptakan 273 peluang dan hanya mencetak 29 gol dari peluang tersebut. Hal ini berarti bahwa Fiorentina hanya mengkonversi sekitar 10,6% dari peluang yang diciptakan. Jika ada fans Fiorentina yang senang dengan angka itu, mereka seharusnya tidak boleh menjadi Fiorentini.

Catatan positif dari statistik ini adalah bahwa taktik Stefano Pioli bekerja, hanya "kurang beruntung" di penyelesaian akhir. Di 10 besar tim terkreatif tersebut, di bawah Fiorentina ada  PSG, Liverpool, Inter Milan, Tottenham dan Manchester City. Dari 10 tim tersebut, hanya Fiorentina satu-satunya klub yang tidak bermain di Eropa. 

Catatan lainnya adalah Cristiano Biraghi adalah pemain dengan penciptaan peluang terbanyak di Fiorentina. Salah satunya mungkin karena taktik Pioli yang menyerahkan semua tendangan bebas kepadanya, namun intinya bahwa sebenarnya Biraghi melaksanakan tugasnya dengan baik. Sejauh ini Biraghi sendiri telah menciptakan 37 peluang meskipun tidak keseluruhan peluang tersebut merupakan peluang bagus.

Dan hal yang patut menjadi bahan evaluasi dari artikel ini adalah meski Fiorentina mendapatkan banyak peluang namun banyak yang tidak berbuah menjadi gol. Ini adalah statistik yang perlu diubah. Pemain seperti Giovanni Simeone, Cyril Thereau , Federico Chiesa, Riccardo Saponara dan Gil Dias perlu tampil lebih baik. Jika mereka rajin mencetak gol dengan memanfaatkan peluang dengan bagus, maka Fiorentina akan mendapat tempat yang semestinya di klasemen Serie A, zona eropa atau bersaing menuju peringkat 4.

Selalu menyenangkan untuk membaca sebuah artikel positif yang menunjukkan sesuatu yang dilakukan Fiorentina dengan baik, namun bisa membuat kita bersedih jika dalam artikel yang positif tersebut tersirat makna tentang  sesuatu yang tidak berjalan semestinya dalam taktik Fiorentina.

La Viola perlu memperbaiki penampilan mereka. Sangat bagus fakta bahwa mereka menciptakan peluang lebih banyak daripada klub klub terbaik di Eropa dan ini menjadi PR untuk para striker agar mencetak gol lebih sering. Fiorentina perlu terus meningkatkan permainan untuk dapat perlahan naik menuju posisi klasemen yang akan mengantarkan mereka ke kompetisi liga eropa.

sumber: VIOLANATION

Kamis, 01 Februari 2018

Resmi : Khouma Babacar Bertukar Klub dengan Diego Falcinelli (Sassuolo)

Fiorentina secara resmi meminjamkan Khouma Babacar ke Sassuolo dengan kewajiban pembelian di akhir musim. Sebaliknya Sassuolo meminjamkan Diego Falcinelli ke Fiorentina, namun dengan opsi pembelian bukan kewajiban.

Kesepakatan ganda ini diselesaikan pada jam-jam terakhir dari tenggat waktu transfer.

Babacar tampil di 20 pertandingan untuk Fiorentina musim ini (dan hanya 3 yang dimulai dari Starting XI) dengan mencetak 5 gol di semua kompetisi. Diharapkan dengan fisik yang prima kehadiran Babacar di Sassuolo menjadi aset berharga bagi klub tersebut.

Sementara Diego Falcinelli pada paruh pertama di Sassuolo tampil di 23 pertandingan dan mencetak 3 gol di musim ini. Jika Falcinelli tidak tampil bagus di Florence di sisa paruh musim ini, ada kemungkinan tidak ditebus oleh Fiorentina dan bisa saja Babacar dan Falcinelli akhirnya menjadi rekan setimnya di Sassuolo musim mendatang.

Rabu, 02 Agustus 2017

Inter Tebus Klausul Pelepasan Matias Vecino

BOLASPORT.COM, MILAN - Fiorentina mengonfirmasi bahwa Inter Milan berhasil mendapatkan Matias Vecino dengan tebusan 21,5 juta Poundsterling. Sang pemain kini tinggal melakukan tes medis sebelum menandatangani kontrak.

Vecino adalah pemain yang sangat krusial bagi Fiorentina musim lalu. Dia total mencetak 3 gol dan 4 assist saat bermain untuk La Viola.

Pemain asal Urugay ini diaktifkan klausul pelepasannya oleh pihak Inter Milan senila 21,5 juta Poundsterling.

Sang gelandang hanya tinggal melakukan tes medis dan kemudian menandatangani kontrak sebelum bergabung dengn La Beneamatta.

Situs resmi Fiorentina mengungkapkan: "Inter Milan mendatangkan Matias Vecino dengan membayar klausul pelepasannya."

"Oleh karena itu Viola memberi wewenang kepada pemain untuk melakukan tes medis untuk kesepakatan."ujar pihak Fiorentina.

Musim ini Fiorentina begitu banyak kehilangan pilarnya dibursa transfer musim panas. Vecino adalah rekrutan kedua Inter dari Fiorentina, setelah sebelumnya Inter merekrut Borja Valero.

sumber : BOLA

Rabu, 28 Juni 2017

Keluarga Della Valle Siap Jual Fiorentina

REPUBLIKA.CO.ID, FIRENZE -- Setelah 15 tahun berkuasa sebagai pemilik dinasti kerajaan di Artemio Franchi, keluarga Della Valle memberi sinyal mereka siap menjual Fiorentina. Kritikan tifosi Fiorentina terkait minimnya suntikan dana segar dan sulitnya klub meraih prestasi diyakini menjadi faktor utama Della Valle ingin melepas kepemilikan Si Ungu.

"Pemilik Fiorentina mengumumkan bahwa penawaran telah dibuka mengingat adanya rasa tidak puas dari para pendukung yang ingin (pemilik) mudur dan klub terbuka bagi mereka yang ingin membeli dan mengelola klub," tulis pernyataan resmi yang diunggah Fiorentina di laman resmi klub, dilansir dari Viola Nation, Selasa (27/6).

Keluarga Della Valle membeli Fiorentina pada tahun 2002 silam. Saat itu, klub yang pernah dibela Gabriel Batistuta ini dalam kondisi bangkrut dan dihidupkan kembali dengan nama Firenze Viola untuk bermain di kompetisi kasta bawah.

Pada 2004, Della Valle mampu mengembalikan klub ke Serie A dan sudah kembali bisa memakai nama Fiorentina. Hanya saja, pendukung menilai perkembangan La Viola di bawah pengusaha sepatu dan produk berbahan kulit mewah, Tod's, ini stagnan dan tidak memberikan investasi yang lebih besar.

Della Valle pun menyatakan pembukaan penawaran ini menjadi momen bagi mereka yang mencintai Fiorentina serta yakin bisa mengelola klub dengan cara berbeda dan lebih berhasil untuk tampil ke depan.

"Pemilik bersedia menerima tawaran konkret, yang jelas hanya oleh mereka yang benar-benar mencintai jersey ungu dan memiliki keseriusan dan soliditas yang diperlukan untuk mendorong klub yang menuntut seperti Fiorentina," tulis Della Valle.

Sebelum tawaran itu datang, Della Valle menyatakan, klub akan dikelola dengan sangat hati-hati oleh para manajer. Pemilik memberikan rasa hormat kepada jajaran manajer yang mengelola klub dan bekerja dengan sepenuh hati.

Sebelum Fiorentina, beberapa klub Serie A dijual kepada pemilik baru. Yang masih hangat, penjualan AC Milan dari kekuasaan Silvio Berlusconi kepada konsorsium asal Cina. Sebelumnya juga ada Inter Milan yang dijual ke Suning Group.

sumber : REPUBLIKA

Kamis, 01 September 2016

Marcos Alonso Direkrut Chelsea

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea telah merekrut bek kiri Marcos Alonso dari Fiorentina dengan ikatan kontrak lima tahun. Demikian diumumkan klub Liga Primer Inggris itu pada Rabu (31/8).

Pemain Spanyol berusia 25 tahun itu bukan sosok asing terhadap sepak bola Inggris. Ia pernah bermain untuk Bolton Wanderers sejak Juli 2010 sampai Juli 2013. Ia juga menghabiskan lima bulan sebagai pemain pinjaman di Sunderland pada 2014.

Tidak ada detail-detail finansial yang diumumkan, namun media Inggris melaporkan bahwa biaya untuk mendatangkan Alonso berada di sekitar 23 juta pound (Rp 401 miliar).

"Saya sangat gembira. Ini merupakan langkah naik dalam karier saya dan menurut saya ini merupakan tempat yang sempurna bagi saya untuk terus berkembang. Inilah saatnya bagi saya untuk memenangi sejumlah gelar," kata lulusan akademi Real Madrid ini kepada situs resmi Chelsea.

"Ini merupakan keputusan mudah untuk saya buat ketika saya mendengar klub tertarik merekrut saya."

"Keluarga dan teman-teman dekat saya tahu bahwa Chelsea merupakan klub yang saya impikan untuk saya perkuat, maka saya benar-benar senang dengan tantangan dan tidak sabar untuk bekerja bersama rekan-rekan setim yang baru."

Alonso datang untuk memperkuat barisan pertahanan Chelsea yang dinilai perlu perbaikan oleh pelatih Antonio Conte. Selain Alonso, Chelsea menarik kembali David Luiz yang sebelumnya dilepas ke Paris Saint-Germain pada 2014 silam.

sumber: REPUBLIKA

Kamis, 18 Agustus 2016

Mario Gomez Bergabung dengan Wolfsburg

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- VfL Wolfsburg merekrut penyerang internasional Jerman Mario Gomez pada Rabu (17/8). Gomez kembali ke Bundesliga setelah berpetualang selama tiga tahun.

Penyerang 31 tahun itu meninggalkan Bayern Muenchen untuk bergabung dengan Fiorentina pada Juli 2013. Tapi kariernya tak cemerlang di Italia. Gomez menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Besiktas. Di sini ia menemukan sentuhannya dengan mencetak 26 gol di liga dan membantu Besiktas menjuarai Liga Turki.

Penampilannya membuat Gomez mendapat tempat di skuat Jerman untuk Piala Eropa 2016, di mana ia mengemas dua gol. Namun, Gomez memutuskan meninggalkan sang juara Turki itu karena situasi politik yang tidak stabil di negara itu menyusul percobaan kudeta militer.

"Kami melihat peluang merekrut Mario Gomez pada musim dingin, maka kami semua semakin gembira karena sekarang hal ini berjalan lancar," kata direktur olahraga Wolfsburg Klaus Allofs kepada situs resmi klub.

"Mario merupakan penyerang kelas internasional. Disamping kualitas bermainnya, ia juga membawa pengalaman dalam jumlah besar kepada tim kami. Sebagai pemain ambisius, ia sangat cocok berada di sini."

Gomez memulai kariernya di VfB Stuttgart. Ia telah mencetak 138 gol dari 236 penampilannya di kompetisi tingkat tertinggi Jerman. Ia memenangi Liga Champions bersama Bayern pada 2013, namun absen pada Piala Dunia 2014 karena masalah cedera.

Ia mencatatkan 68 penampilan untuk Jerman, dengan koleksi 29 gol.

sumber : REPUBLIKA

Senin, 16 Mei 2016

Fiorentina Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Lazio

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Fiorentina menutup Liga italia Serie A 2015/2016 dengan gemilang, setelah berhasil mencuri tiga poin dari markas Lazio di Olimpico, Senin (16/5) pagi hari WIB. 

Kemenangan skuat Paulo Sousa dari klub ibu kota Lazio, notabennya tidak membuat mereka berubah dari tangga klasemen, skor 4-2 tersebut menutup akhir musim mereka dengan bertengger di posisi kelima mengantongi 64 poin dari 38 laga. Sementara Biancoceleste tak beranjak dari posisi kedelapan dengan nilai 54.
Tampil di hadapan publik Olimpico, armada Simone Inzaghi tampil menggebrak di awal pertandingan. Laga belum genap dua menit, tuan rumah sudah unggul berkat sepakan indah Senad Lulic dari luar kotak penalti skor sementara 1-0 untuk tim Biru Langit.

Namun setelah unggul, Miroslave Klose dan kawan-kawan malah kalah dalam penguasaan bola. Sebaliknya, La Viola semakin gencar melancarkan serangan demi menyamakan kedudukan. Usaha keras Si Ungu terbayar di menit ke-31. Matias Vecino berhasil memanfaatkan kemelut di area penalti Lazio, dengan melepaskan sepakan jarak jauh.

Anak-anak asuhan Sousa kemudian semakin terlecut untuk mencuri kemenangan. Walhasil, permata muda Italia, Federico Bernardeschi membawa tim tamu berbalik unggul di menit ke-40. Tanpa kawalan berarti, penyerang 22 tahun itu berhasil meneruskan umpan silang Cristian Tello.

Tello menutup paruh pertama dengan mencatat gol ketiga Fiorentina. Berawal dari serangan balik, aksi solo run bomber Spanyol itu sukses melewati lini pertahanan Lazio untuk kemudian dengan tenang menaklukkan Federico Marchetti.

Memasuki interval kedua, pertarungan berjalan lebih menarik. Lazio perlahan namun pasti mampu keluar dari tekanan. Sejumlah peluang terjadi melalui aksi brilian Miroslav Klose. Namun hingga satu jam laga berjalan, tak ada satu pun tembakan Lazio yang mampu mengenai sasaran.

Lantaran asyiknya menggempur pertahan lawan, Lazio lupa merapatkan barisan pertahanan. Hal ini lantas dimanfaatkan oleh Fiorentina untuk mengubah keadaan menjadi 4-1. Vecino berhasil membukukan gol keduanya di laga ini.

Tim tuan rumah sempat menipiskan keadaan menjadi 4-2 melalui ekekusi penalti bomber gaek asal Jerman, Miroslave Klose pada menit ke-74. Namun sayangnya, kemenangan 4-2 Fiorentina tetap bertahan hingga laga bubar.

sumber : REPUBLIKA