Sekilas Jalannya PertandinganStadion Artemio Franchi menjadi lautan ungu saat leg kedua promosi ini play-off digelar. Tiket terjual habis, dan bahkan pada pertandingan ini juga turut hadir legenda Viola Gabriel Batistuta untuk menonton play off ini.
Perugia membutuhkan kemenangan untuk tetap bertahan di Serie dan mereka memasang striker veteran Fabrizio Ravanelli dan Marcelo Zalayeta meskipun sempat cedera ringan sebelum pertandingan.
Fiorentina sendiri tanpa diperkuat bintang andalan mereka, striker Christian Rigano - yang belum pulih dari cedera paha- serta tidak diperkuat Zisis Vryzas. Enrico Fantini pun dipasang sejak menit pertama dan diharapkan mencetak gol setelah ia juga mencetak gol kemenangan di Stadion Renato Curi.
Perugia hampir saja memerik keuntungan dari spesialisasi Ze Maria dalam set-piece, ketika memanfaatkan kesalahan William Viali namun dapat diselamatkan oleh kiper Viola, Cejas.
Fiorentina di babak pertama bermain tidak baik dan hanya memperoleh satu peluang di babak pertama saat Zeljko Kalac hampir saja kebobolan atas tendangan crossing Luca Ariatti.
Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua, Fiorentina memimpin 1-0 lewat Enrico Fantini melalui sundulannya. Proses gol diarsiteki Christian Maggio yang melewati 2 bek Christian Manfredini dan Fabiano dan kemudian mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan baik oleh Fantini dengan headingnya.
Perugia dalam tekanan. Perugia memerlukan untuk mencetak dua gol sekarang untuk menghindari degradasi, sehingga Franco Brienza dimasukkan untuk menggantikan bek Christian Manfredini. Hal ini dilakukan Perugian untuk memperkuat serangan. Pergantian pemain ini cukup efektif.
Pada menit 58 publik Firenze cemas setelah striker mereka Enrico Fantini harus diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua. Fantini melakukan tackling keras kepada Brienza setelah kehilangan bola.
Tensi juga memanas saat The Grifoni meminta hadiah penalti kepada wasit karena menganggap Viali melakukan pelanggaran kepada Fabrizio Ravanelli saat Ze Maria mengumpan tendangan bebas ke dalam kotak penalti. Si "Rambut Putih" mengklaim ia harusnya dihadiahi penalti karena menganggap Viali melakukan pelanggaran. Namun wasit tetap tegas tidak memberi penalti.
Pemain Inggris Jay Bothroyd masuk menggantikan Ravanelli pada menit-menit akhir pertandingan. Dan akhirnya Perugia dapat mencetak gol melalui Guilherme do Prado pada saat pertandingan tersisa 8 menit. Gol ini sempat memberi harapan Perugia untuk mencetak gol lagi. Namun sampai waktu pertandingan berakhir kedudukan tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil ini Fiorentina berhasil promosi ke Serie A sedangkan Perugia harus degradasi ke Serie B.
Fiorentina 1-1 Perugia (2-1 on agg)
Pencetak Gol: Fantini 47 (F), Do Prado 82 (P)
Fiorentina:
Cejas; Maggio, Delli Carri, Viali, Savini; Ariatti, Scaglia (T Manfredini 51), Piangerelli (Di Livio 89), Fontana, Camorani (Graffiedi 61); Fantini
Perugia: Kalac; Coly, Di Loreto, Fresi (Do Prado 67), Fabiano; Ze Maria, Obodo, C Manfredini (Brienza 49), Di Francesco; Zalayeta, Ravanelli (Bothroyd 74)
Wasit: Rosetti
Kartu Merah: Fantini 58 (F)




